<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SUATU PEMIKIRAN &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://hakim20.wordpress.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hakim20.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 09:07:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hakim20.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/60a901a00a17e1d41442b8cb01874e76?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SUATU PEMIKIRAN &#187; Uncategorized</title>
		<link>http://hakim20.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hakim20.wordpress.com/osd.xml" title="SUATU PEMIKIRAN" />
		<item>
		<title>DPR UNDERCOUVER</title>
		<link>http://hakim20.wordpress.com/2008/07/15/dpr-undercouver/</link>
		<comments>http://hakim20.wordpress.com/2008/07/15/dpr-undercouver/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 07:58:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hakim20</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[BULYA ROYAN]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hakim20.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan
Dalam minggu- minggu ini kita dikagetkan dengan adanya penangkapan seorang anggota DRR oleh KPK yang tertangkap tangan menerima dana sebesar USD 66 ribu dan EUR 5500 di money changer Playa Senayan dari Dedi Suwarno Dirut PT Bina Mina Karya Perkasa (PT BMKP) atas proyek pengadaan kapal patroli milik dinas perhubungan. Hal ini sangatlah mengejutkan bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=51&subd=hakim20&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:&quot;">Dalam minggu- minggu ini kita dikagetkan dengan adanya penangkapan seorang anggota DRR oleh KPK yang tertangkap tangan menerima dana sebesar USD 66 ribu dan EUR 5500 di money changer Playa Senayan dari Dedi Suwarno Dirut PT Bina Mina Karya Perkasa (PT BMKP) atas proyek pengadaan kapal patroli milik dinas perhubungan. Hal ini sangatlah mengejutkan bagi kita karena yang terjerat kasus adalah seorang anggota DPR yang seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Hal ini tidaklah pertama kali terjadi, tercatat sudah ada 6 anggota dewan yang terjerat kasus korupsi. Selain itu juga banyak kasus –kasus yang terjadi pada para anggota DPR kita mulai dari kasus perselingkuhan ataupun ada juga kasus video porno para anggota DPR kita. Mungkin hal ini dapat kita katakan dengan DPR Undercouver. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Kenapa kita katakan DPR Undercouver?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:&quot;">Kenapa kita katakan DPR Undercouver karena dengan banyaknya kasus yang terjadi pada anggota DPR, sudah tidak becus dalam membuat undang-undang dan kurang controlling terhadap pemerintah contohnya diamnya para anggota DPR dengan kenaikan BBM, pembentukan Undang-undang yang tidak berpihak kepada rakyat akan tetapi berpihak pada para pemilik/ penanam modal dengan contoh adanya UU Penanaman Modal juga terlibat kasus –kasus seperti korupsi dan tindak pidana lainnya, itu yang terungkap saja belum yang lainnya yang saya kira masih banyak lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Mengapa Hal ini dapat terjadi?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pertanyaan diatas mengapa hal ini dapat terjadi, setelah kita lihat dan pelajari kasus –kasus yang terjadi yaitu diakibatkan system yang rusak/ bobrok dimana mengakibatkan bobroknya diberbagai bidang termasuk lingkup dari para penguasa kita, dalam mengegolkan suatu Undang –undang mereka berfikir bermanfaat atau tidak bagi mereka atau para pemilik modal dibelakang mereka dimana dapat kita ambil contoh saja terkait dengan RUU Pornografi dan pornooaksi saja sampai saat ini belum kelar ataupun diundangkan padahal di lapangan kalangan umat Muslim sudah melakukan<span> </span>aksi supaya diundangkan karena melihat kenyataan sekarang bangsa sudah digerogoti dengan kerusakan moral, sedangkan Undang-undang tentang SDA, masalah listrik mereka cepat bertindak karena ada orang-orang tertentu yang meraup keuntungan tersebut yang tentunya mendukung dia dalam menjadi anggota DPR, mereka sudah tidak bertindak memikirkan rakyat sehingga apa yang seharusnya menjadi tugasnya tidak terlaksana. Oleh sebab itu agar bangsa Indonesia berubah dari kemelut /krisis segera berubah dengan melakukan perubahan system secara menyeluruh dengan tentunya menempatkan orang- orang yang ahli dibidangnya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sistem apa yang pantas?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Pertanyaan ini tentunya dapat kita jawab yaitu melihat realita yang ada dimana sekarang system liberalis yang kita pakai tidak membuat kita berubah malah terpuruk, orang –orang mengatakan kita sedang mengalami proses tetapi akan berap lama lagi kita menunggu proses yang berubah kearah kebaikan? Sementara kita lihat sendiri rakyat sekarang sudah sangat tercekik dengan kondisi yang terjadi, lalu kita bernostalgia dengan system sosialis yang mengalami masa jaya pada masanya Uni soviet tai setelah kita lihat sekarang system tersebut tidaklah sangat cocok bagi kita karena system tersebut tidak akan membawa perubahan yang hakiki bagi kita, lalu kita bertanya lagi apa yang seharusnya cocok??<span> </span>Kita tentunya akan melirik dengan apa yang ditawarkan umat saat ini yaitu system yang menerapkan syariat Islam dimana telah kita lihat dalam konstek sejarah system ini mampu memberikan perubahan dan penerangan bagi umat Muslim dan juga umat lainnya sehingga<span> </span>tidak akan ada lagi kasus –kasus yang menjerat para pejabat nantinya<span> </span>baik ditingkat bawah maupun atas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hakim20.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hakim20.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hakim20.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hakim20.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hakim20.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hakim20.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hakim20.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hakim20.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hakim20.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hakim20.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hakim20.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hakim20.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=51&subd=hakim20&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hakim20.wordpress.com/2008/07/15/dpr-undercouver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b68610fb7b4bc8e7875c5412087b9172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hakim20</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Bangga Jadi Homoseks!</title>
		<link>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/24/jangan-bangga-jadi-homoseks/</link>
		<comments>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/24/jangan-bangga-jadi-homoseks/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 10:36:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hakim20</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hakim20.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[“Saya seorang lesbian. Apa salahnya jadi seorang lesbian? Ini hal yang normal. Masyarakat mungkin menilai ini kelainan atau melanggar norma-norma agama. Terserah saja. Saya tak terganggu dengan berbagai penilaian itu. Buktinya saya tetap bisa hidup bersama dengan pasangan saya selama lebih dari 10 tahun” ( Koran Tempo , 15/08/04).
Penggalan curhat di atas adalah kebanggaan dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=22&subd=hakim20&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;" align="center"><em><span>“Saya seorang lesbian. Apa salahnya jadi seorang lesbian? Ini hal yang normal. Masyarakat mungkin menilai ini kelainan atau melanggar norma-norma agama. Terserah saja. Saya tak terganggu dengan berbagai penilaian itu. Buktinya saya tetap bisa hidup bersama dengan pasangan saya selama lebih dari 10 tahun” </span></em><span style="color:#000000;">( <em><span>Koran Tempo </span></em>, 15/08/04).</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Penggalan curhat di atas adalah kebanggaan dari salah seorang pasangan lesbi yang sudah hidup serumah bin seranjang di kawasan Ciledug-Tangerang. Selain <em><span>testimoni </span></em>ini, MMS perilaku sepasang lesbian berseragam SMU sempat menggegerkan kota Kembang. Sama gegernya dengan informasi hasil penelitian dan penelusuran Yayasan Priangan Jawa Barat yang menunjukkan tingginya kasus homoseksual di kalangan pelajar di Bandung, 21% siswa SLTP dan 35 % siswa SMU disinyalir telah melakukan perbuatan homoseksual. ( <em><span>Swaramuslim.net </span></em>, 19/12/03). Waduh!</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Rupanya di negeri kita, geliat kehidupan kaum homoseks tidak lagi <em><span>underground </span></em>. Beberapa diskotek di kota-kota besar di Indonesia pun, tanpa risih bikin acara khusus gay dan lesbian setiap minggunya. Seperti di <em><span>Moon Light Dischotheque </span></em>Jakarta; Q Bar dan Kudos Bar Bali; atau Studio East di Kota Pahlawan. Acaranya begitu variatif. <em><span>Fashion Show, </span></em>Cowok Berbadan Atletis, Pemilihan Cowok-Cewek Trendi, Pemilihan Cowok Gerondong, atau acara tahunan Miss Universe Waria. ( <em><span>KoranTempo </span></em>, 15/08/04)</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Organisasi yang mewadahi mereka pun kian menjamur. Di awali Lamda Indonesia pada tahun 1982, kini bagi kaum gay, ada Ikatan Persaudaraan Orang-orang Sehati (IPOS) di Jakarta; Gaya Dewata di Bali; Komunitas Pelangi di Yogya; Gaya Priangan di Bandung; atau Gaya Nusantara di Surabaya. Kaum lesbiannya banyak yang gabung di Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Swara Srikandi, Jaringan Kerja Warna-Warni, atau Persatuan Lesbian Indonesia. Semua institusi di atas mengadakan advokasi, seminar, pendidikan tentang hak-hak politik dan sosial, kampanye anti narkoba dan bahaya HIV, pemberian beasiswa, hingga kegiatan pengajian. ( <em><span>KoranTempo </span></em>, 15/08/04)</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Di luar negeri, kaum homoseks kerap kali berparade bin karnaval untuk mendapatkan pengakuan atas eksistensi mereka. Di Berlin, sebuah kota dengan komunitas gay terbesar di Eropa, ada perayaan <em><span>Christopher Street Day </span></em>alias hari kaum gay. Di Amsterdam-Belanda, yang dijuluki <em><span>Gay Capital of The World </span></em>(Ibukota Dunia Gay), terdapat <em><span>Gay Pride Amsterdam </span></em><strong><span>. </span></strong>Dan baru-baru ini ada Festival Nations&#8217;04, yang merupakan festival kaum homoseks dari tanggal 7-9 Agustus 2004 di Singaparna eh, Singapura. Heboh pisan euy!</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Sobat muda muslim, nampaknya aksi <em><span>coming out </span></em>kaum homoseks semakin ‘memaksa&#8217; masyarakat untuk menganggap wajar kehadiran mereka. Tapi sebagai seorang muslim, mungkinkah kita menganggap wajar suatu perbuatan yang nggak wajar di hadapan Allah? Ada baiknya kita baca dulu buletin ini biar sikap kita terhadap pertanyaan itu bisa dipertanggungjawabkan dunia akhirat. <em><span>Tafadhol!</span></em></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Mengenal lebih dekat homoseksual</span></strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Secara naluriah manusia punya ketertarikan seksual terhadap lawan jenisnya yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah heteroseks. Cowok kesengsem ama cewek pujaan hatinya. Gitu juga sebaliknya. Tapi ternyata, ada orang yang justru (lebih) tertarik pada orang-orang sejenis. Cowok tertarik pada sesama kaum Adam yang disebut gay. Dan cewek tertarik pada sesama kaum Hawa yang disebut lesbian. Gay dan lesbian inilah yang kemudian dikelompokkan dalam kaum homoseks. Malahan ada juga tipe orang yang ketertarikan seksualnya AC-DC alias biseksual. Ama lawan jenis oke, dengan sesama jenis juga nggak masalah. Kemaruk banget ya?</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Dalam sejarahnya, aktivitas homoseksual sudah ada sejak zaman prasejarah. Tepatnya di kota Sodom dan Gomorah pada 3000 SM. Allah begitu sayang kepada para penduduk kota ini hingga mengutus Nabi Luth as untuk mengajak mereka yang berperilaku homoseks agar kembali ke jalan yang benar. Tapi apa daya, mereka begitu <em><span>keukeuh sureukeuh </span></em>istiqomah dalam kebejatan moralnya. Sehingga Allah menurunkan azab dengan membalikkan negerinya dan menghujaninya dengan batu dari tanah yang terbakar seperti diceritakan dalam QS. Huud [11]: 82.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Adapun penyebab orang bisa jadi homoseks, kita juga nggak bisa mastiin (belon berpengalaman sih, hihihi). Para ahli psikolog atau kedokteran juga keteteran menjelaskan penyebab orang jadi homoseks. Kalo menurut dr. Wimpie Pangkahila, ada empat kemungkinan penyebab homoseksual. Pertama , faktor biologis, yakni ada kelainan di otak atau genetik. Kedua , faktor psikodinamik, yaitu adanya gangguan perkembangan psikoseksual pada masa anak-anak (seperti kasus sodomi pada anak di bawah umur). Ketiga, faktor sosiokultural, yakni adat-istiadat yang memberlakukan hubungan homoseks dengan alasan tertentu yang tidak benar (seperti tradisi <em><span>warok </span></em>yang memelihara <em><span>gemblak </span></em>di Ponorogo). Keempat, faktor lingkungan, yaitu keadaan lingkungan yang memungkinkan dan mendorong pasangan sesama jenis menjadi erat.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Namun sobat, dari penjelasan dr. Wimpie, nampaknya tiga faktor yang bersifat eksternal selain biologis atau genetik paling masuk akal mampu menyeret seseorang menjadi homoseks. Karena perilaku seseorang tentu mencerminkan informasi yang dia serap tentang perbuatan itu dari lingkungan sekitarnya. Bukan semata-mata karena faktor biologis. Faktor biologis hanyalah pendorong orang untuk berbuat. Tapi bukan yang menentukan jenis perbuatan yang harus dilakukan.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Prof. Dr. Dadang Hawari, guru besar FKUI berkomentar, “Sampai sekarang belum ada yang menyatakan karena faktor genetis, yang sudah jelas adalah faktor lingkungan.” (O. Solihin, <em><span>Jangan Jadi Bebek, 2002 </span></em>).</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Virus kebebasan masyarakat Barat</span></strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Sobat muda muslim, berkembangnya kehidupan homoseks hanya terjadi di negeri-negeri yang aturan hidupnya steril dari syariat Islam. Ini disebabkan mereka menjadikan kebebasan individu di bawah lindungan demokrasi sebagai panglima tertinggi yang wajib dihormati. Catet tuh!</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Menurut Syaikh Abdul Qadim Zalum, dalam bukunya, <em><span>Ad-Dîmukrathiyyah Nizhâm Kufr </span></em>, paling tidak ada 4 (empat) kebebasan yang dijamin dalam demokrasi: (1) kebebasan beragama; (2) kebebasan berpendapat; (3) kebebasan berekspresi/berprilaku; (4) kebebasan kepemilikan.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Hawa kebebasan individu yang ditawarkan demokrasi mengizinkan mereka mengibarkan bendera Pelangi sebagai simbol komunitas kaum homoseks. Ibarat oase di tengah panasnya padang pasir, kebebasan itu juga memancarkan sebuah asa bagi mereka untuk membuka diri tanpa takut mengalami diskriminasi. Sehingga perkawinan sejenis (gay) yang disyahkan pengadilan Tinggi Massachusset-AS Februari silam kudu diterima sebagai sebuah konsekwensi dari kebebasan individu. Meski Bush Jr bilang nggak setuju, tapi Hakim Pengadilan Tinggi negara bagian yang besangkutan mengatakan bahwa perkawinan sesama jenis dilindungi oleh Konstitusi Amerika Serikat. ( <em><span>Suara Merdeka </span></em>, 05/02/04). Hayo lho?</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Dan jika paham permisif ini dibiarkan, boleh jadi kita akan memanen kebejatan moral masyarakat di masa yang akan datang. Penularan HIV/AIDS atau mewabahnya Penyakit Menular Seksual semakin meningkat. Haruskah azab yang Allah timpakan pada kaum Nabi Luth terulang di negeri kita? <em><span>Naudzubillahi min dzalik</span></em></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Rahasia Islam tangani homoseksual</span></strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Merajalelanya kaum homoseks memang nggak ada dalam sejarah peradaban Islam. Bahkan nggak akan pernah ditemui selama syariat Islam diterapkan oleh negara. Bukan itu saja, penerapan aturan Islam juga akan menjadikan pola hidup di tengah masyarakat mulia, aman, dan terkendali. Pengen tahu rahasianya?</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><em><span>Pertama </span></em><span style="color:#000000;">, aturan Islam akan menindak tegas dengan pemberlakuan hukuman sampai mati bagi pelaku homoseksual. Baik yang gay maupun lesbian. Rasullah saw bersabda: <em><span>“Barangsiapa menjumpai orang yang berbuat homoseks seperti praktek kaum Luth, maka bunuhlah si pelaku dan yang diperlakukan (pasangannya)” </span></em><strong><span>(HR Bukhari, Muslim, at-Turmudzi, Abu Daud, dan an-Nasa&#8217;i </span></strong><em><span>)</span></em></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Para ulama dan shahabat berbeda pendapat dalam penggunaan jenis hukuman mati bagi pelaku homoseks itu. Sahabat Ali ra memilih merajam dan membakar pelaku. Umar bin Khaththab dan Utsman bin Affan berpendapat, pelaku dibenturkan ke tembok sampai mati. Sedangkan menurut Ibnu Abbas, pelaku harus dilempar dari gedung yang tinggi dalam keadaan terjungkir dan dihujani dengan batu. Biar beda pendapat, tapi tetep <em><span>ending </span></em>-nya satu: Mati!</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Tapi perlu kamu catet, hukuman di atas bukan tindakan sewenang-wenang. Tapi merupakan aturan Allah yang akan menebus dosa pelakunya di akhirat sekaligus mencegah orang berbuat serupa.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><em><span>Kedua </span></em><span style="color:#000000;">, Islam punya rambu-rambu pergaulan yang akan menyelamatkan kita dari perilaku kaum nabi Luth.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">a. Penampilan luar cowok kudu beda dengan cewek. Gitu juga sebaliknya. Seorang muslimah nggak pantes menyandang gelar cewek tomboy. Sama nggak pantasnya dengan julukan banci, waria, wadam, atau <em><span>bences </span></em>bagi seorang muslim. <em><span>“Rasulullah saw melaknat kaum pria yang menyerupai (penampilan) wanita, dan kaum wanita yang menyerupai penampilan para pria.” </span></em><strong><span>(HR Bukhari)</span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">b. Mata nggak jelalatan melihat aurat sesama jenis maupun lawan jenis. Mentang-mentang sejenis, bukan berarti boleh mandi bareng atau pamer aurat (pake celana di atas lutut atau malah bergaya tarzan) di depan gank-nya. <em><span>“Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lainnya, jangan pula seorang wanita melihat aurat wanita lainnya.” </span></em><strong><span>(HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi)</span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">c. Nggak tidur satu selimut dengan temen sejenis apalagi lawan jenis. Bisa-bisa ring WCW pindah ke kasur. Aturan ini juga berlaku buat anggota keluarga yang sudah baligh lho. <em><span>”Janganlah seorang laki-laki tidur satu selimut dengan sesama laki-laki, jangan pula wanita tidur satu selimut dengan wanita lainnya.” </span></em><strong><span>(HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi)</span></strong></span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Nah sobat, fenomena kaum homoseks ini bukan untuk dibaca atau sekadar tambahan informasi saja. Sebagai seorang muslim, ada tuntutan bagi kita untuk ambil peduli. Mengingatkan teman-teman kita yang perilakunya menyimpang bukanlah hal yang hina atau tidak setia kawan. Justru itulah wujud rasa sayang kita sebagai seorang sahabat. Masa&#8217; sih kita membiarkan teman kita yang tengah berjalan menuju jurang yang dalam bin terjal. Tega bener. Kalo kita masih cuek, <em><span>inga-inga </span></em>, Allah nggak lupa akan kecuekan kita itu di <em><span>yaumul hisab </span></em>kelak.</span></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#000000;">Makanya mari kita niatkan bersama-sama untuk ikut terlibat dalam aktivitas dakwah. Songsong niat mulia itu dengan menghadiri kajian Islam secara rutin. Biar benteng akidah kita terjaga sekaligus kita punya modal tsaqofah untuk dibagi-bagikan ke orang lain saat berdakwah. Dan nggak ketinggalan, kita juga sampaikan koreksi terhadap pemerintah negeri ini yang lagi asyik bermesraan dengan demokrasi. Agar mereka meninggalkan aturan sekuler yang menuhankan hawa nafsu dengan segala kebobrokannya dan beralih kepada Syariat Islam yang agung dan mulia, untuk diterapkan sebagai ideologi negara. Tunggu apa lagi?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hakim20.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hakim20.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hakim20.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hakim20.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hakim20.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hakim20.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hakim20.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hakim20.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hakim20.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hakim20.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hakim20.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hakim20.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=22&subd=hakim20&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/24/jangan-bangga-jadi-homoseks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b68610fb7b4bc8e7875c5412087b9172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hakim20</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemuda Islam bangkit</title>
		<link>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/19/pemuda-islam-bangkit/</link>
		<comments>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/19/pemuda-islam-bangkit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 07:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hakim20</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hakim20.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[
Mahasiswa dan remaja saat ini sudah saaatnya untuk bangkit dan mengubah system yang rusak yang ada saat ini, kenapa demekian? Karena hanyalah para pemuda yang dapat membawa perubahan bagi bangsa kita saat ini, tapi bagaimana untuk bangkit tersebut apakah hanya dengan semangat saja, ternyata tidak sobat, berikut ini ada beberapa tahap yang bisa kita jadikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=14&subd=hakim20&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Mahasiswa dan remaja saat ini sudah saaatnya untuk bangkit dan mengubah system yang rusak<span> </span>yang ada saat ini, kenapa demekian? Karena hanyalah para pemuda yang dapat membawa perubahan bagi bangsa kita saat ini,<span> </span>tapi bagaimana untuk bangkit tersebut apakah hanya dengan semangat saja, ternyata tidak sobat, berikut ini ada beberapa tahap yang bisa kita jadikan sebagai jalan unutk meniti kebangkitan yang hakiki.<span> </span>Dalam kitab an- Nahdhah (hlm. 132-155), karya Ustadz hafidz Shalih, dijelaskan sbb :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Pertama</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">, setiap muslim kudu menyadari tugasnya sebagai pengemban dakwah. Allah Swt. berfirman:<br />
<em>&#8220;Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.&#8221;</em><strong> [TQS an-Nahl [16]: 125]</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua</strong>, setiap muslim harus memahami Islam sebagai sebuah mabda, alias ideologi. Dengan begitu, kita bisa menjadikan Islam sebagai pedoman hidup kita. Islam bukan hanya mengatur urusan sholat, zakat, puasa aja, tapi sekaligus mengurusi masalah ekonomi, politik, pendidikan, hukum, peradilan, pemerintahan, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga</strong>, kita kudu berjuang menegakkan Islam.<strong> Keempat</strong>, melakukan kontak pemikiran dengan masyarakat, nggak cuma diem doang. Sebarkan ide-ide Islam kepada mereka. Kalo ternyata timbul pro dan kontra, itu wajar. Rasulullah saw. saja pernah merasakannya. Tenang. Kita di jalur yang benar.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelima</strong>, harus jelas dalam berjuang. Artinya, kita kudu fokus dan membatasi mana yang pokok, dan mana yang cabang. Allah swt berfirman: <em>&#8220;Katakanlah: &#8220;Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik&#8221;. </em><strong>[TQS Yusuf [12]: 108]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keenam</strong>, harus berani melakukan shiraul fikriy (pertarungan pemikiran) dengan berbagai ide sesat yang ada di masyarakat. Misalnya, sampaikan bahwa demokrasi sesat, nasionalisme itu tercela, sekularisme adalah bagian dari kekufuran dan sebagainya. Itu sebabnya, perjuangan Boedi Oetomo yang katanya sebagai tonggak kebangkitan, ternyata malah menuju kemunduran. Kenapa? Karena menyerukan nasionalisme. Nah, pemuda Islam, harus berani melawan itu semua!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketujuh</strong>, selalu meng-update perkembangan yang terjadi di masyarakat. Dan berikan solusinya dengan ajaran Islam. <strong>Kedelapan</strong>, kita harus bisa menunjukkan kelemahan dan kepalsuan sistem kufur yang tengah mengatur kehidupan masyarakat kita saat ini. Supaya mereka juga ngeh, bahwa selama ini ternyata hidup dalam lingkungan yang tidak islami. Itu sebabnya kita juga mengajak kaum muslimin untuk berjuang melanjutkan kehidupan Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Oya, semua itu nggak mungkin dong, kalo dilakukan seorang diri, tapi mutlak berjamaah. Lha wong main bola aja nggak bisa sendirian kan, tapi perlu kesebelasan. Inilah yang disebut kekompakan dan kebersamaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sobat muda muslim, mau bangkit dan berjuang kan? Apalagi untuk kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Pahalanya besar, lho. Jadi, buruan sadar, pelajari Islam, dan ayo bangkit!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hakim20.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hakim20.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hakim20.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hakim20.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hakim20.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hakim20.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hakim20.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hakim20.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hakim20.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hakim20.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hakim20.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hakim20.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=14&subd=hakim20&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hakim20.wordpress.com/2008/04/19/pemuda-islam-bangkit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b68610fb7b4bc8e7875c5412087b9172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hakim20</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://hakim20.wordpress.com/2008/03/04/hello-world/</link>
		<comments>http://hakim20.wordpress.com/2008/03/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 06:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hakim20</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=1&subd=hakim20&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hakim20.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hakim20.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hakim20.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hakim20.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hakim20.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hakim20.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hakim20.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hakim20.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hakim20.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hakim20.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hakim20.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hakim20.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hakim20.wordpress.com&blog=3054232&post=1&subd=hakim20&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hakim20.wordpress.com/2008/03/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b68610fb7b4bc8e7875c5412087b9172?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hakim20</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>